Logo GerobakPOS GerobakPOS

Soto — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha soto

Soto adalah dagangan pagi. Panci besar sudah mendidih sejak sebelum subuh, dan antara pukul enam sampai sembilan warungmu menerima hampir seluruh pemasukan hari itu. Setelah pukul sepuluh, biasanya tinggal sisa-sisa. Semua terjadi dalam jendela waktu yang pendek, dan hampir semua pembeli sedang terburu-buru.

Yang membuat pencatatan soto berat bukan jumlah menunya, melainkan variasi pesanan bungkus. Satu orang berdiri di depan gerobak sambil menyebut: “soto ayam tiga, satu tanpa nasi, satu jangan pakai kecambah, tambah dua perkedel, nasi putih dibungkus terpisah.” Sementara kamu menuang kuah, dua orang di belakangnya sudah menyebut pesanan mereka. Tanganmu basah kuah, mangkuk menumpuk, dan buku catatan tergeletak jauh di sudut meja.

Ada satu risiko khas soto: nasi dan perkedel dijual terpisah dari mangkuknya. Justru pelengkap kecil inilah yang paling sering lolos dari tagihan. Satu-dua porsi nasi seharga lima ribu memang terasa sepele, tetapi kalau tiga puluh porsi terlewat dalam sebulan, jumlahnya nyata. Ditambah lagi, ayam ungkep sering habis sebelum jam sepuluh, dan tanpa catatan kamu hanya menebak berapa ekor yang sebenarnya perlu dibeli besok.

Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Soto, menu ini sudah tersedia di layar jualan tanpa perlu kamu ketik ulang:

KategoriMenuHarga contoh
SotoSoto AyamRp16.000
SotoSoto DagingRp25.000
SotoSoto CampurRp22.000
SotoSoto SantanRp20.000
PelengkapNasi PutihRp5.000
PelengkapPerkedelRp3.000

Angka-angka itu contoh awal saja. Soto lamongan di kampung dan soto betawi di ruko jelas beda ongkosnya, jadi ubah sesuai harga ayam, daging, dan santan di pasarmu. Kamu juga bebas menambah menu seperti sate telur puyuh atau es teh, dan mengaturnya kapan saja meski sedang tanpa sinyal.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasi, lalu daftar dengan nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Soto di layar awal.
  3. Menu di atas langsung terpasang. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada antrean aktivasi atau kunjungan petugas. Panduan langkah demi langkahnya ada di mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung soto

Anggap dalam satu pagi kamu menjual 30 Soto Ayam (Rp16.000), 8 Soto Daging (Rp25.000), 6 Soto Campur (Rp22.000), 35 Nasi Putih (Rp5.000), dan 24 Perkedel (Rp3.000). Uang masuk pagi itu:

  • 30 × Rp16.000 = Rp480.000
  • 8 × Rp25.000 = Rp200.000
  • 6 × Rp22.000 = Rp132.000
  • 35 × Rp5.000 = Rp175.000
  • 24 × Rp3.000 = Rp72.000
  • Total masuk: Rp1.059.000

Belanjamu untuk hari itu: ayam lima ekor Rp275.000, daging sapi Rp180.000, beras Rp90.000, kentang dan telur untuk perkedel Rp55.000, bumbu serta sayuran Rp60.000, dan gas Rp25.000. Semuanya dicatat di menu Pengeluaran dengan kategori Modal/Kulakan, Bahan, dan Gas. Uang keluar Rp685.000.

Di layar rekap harian aplikasi menampilkan Masuk, Keluar, Sisa, dan Perkiraan Untung. Untuk contoh ini, perkiraan untungnya Rp1.059.000 − Rp685.000 = Rp374.000.

Perhatikan dua hal supaya angkanya tidak menyesatkan. Pertama, hitungan ini berbasis kas: beras satu karung yang dipakai empat hari tetap tercatat penuh di hari kamu membelinya, jadi untung harian akan terlihat naik-turun dan sebaiknya dibaca per minggu. Kedua, soto yang dibawa dulu dan dibayar nanti dicatat sebagai kasbon — uangnya baru masuk hitungan saat dilunasi, bukan saat mangkuk keluar. Bahasan lengkapnya ada di cara mencatat untung gerobak.

Kasbon pelanggan langganan

Warung soto punya langganan yang sangat setia dan sangat rutin. Yang paling sering minta dicatat dulu biasanya kantor atau bengkel di dekat warung: mereka memesan sepuluh bungkus tiap pagi lewat pesan singkat, diambil kurirnya, lalu dibayar sekali seminggu atau saat tanggal gajian. Ada juga tetangga yang sarapan tiap hari dan menitip bayar di akhir bulan.

Catat pesanan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pemesan. Aplikasi menyimpan sisa tagihan, menerima cicilan, dan menyiapkan pesan penagihan lewat WhatsApp yang kamu tinjau sebelum dikirim — jadi kamu tidak perlu menagih dengan canggung di depan pembeli lain. Kalau ayam kamu ambil dulu dari langganan di pasar dan dibayar sabtu, utang itu juga bisa dicatat. Rinciannya di utang & piutang.

Kenapa offline penting untuk soto

Warung soto banyak yang menempati lorong pasar pagi, emperan dekat sekolah, atau gerobak dorong yang mangkal di gang kompleks. Di dalam pasar, atap seng dan tembok rapat membuat sinyal sering hilang sama sekali. Padahal pagi adalah jam kamu paling tidak punya waktu untuk menunggu aplikasi memuat.

GerobakPOS mencatat transaksi lebih dulu di HP, jadi ketukan Bayar selesai seketika walaupun tidak ada satu bar pun sinyal. Saat jaringan kembali, data dikirim ke server di latar belakang. Kalau nanti kamu ganti HP, catatan bisa dipulihkan mengikuti panduan ganti HP & pulihkan data.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana mencatat pesanan bungkus yang campur-campur? Ketuk menu sotonya, lalu tambahkan Nasi Putih dan Perkedel sebagai baris tersendiri. Semua masuk dalam satu pesanan sehingga tidak ada pelengkap yang lolos dari tagihan.

Bisa mencatat beberapa pembeli sekaligus? Bisa. Aplikasi mendukung beberapa pesanan berjalan dan nomor antrean, jadi pesanan meja satu tidak tercampur dengan pembeli yang sedang berdiri di gerobak.

Kalau daging habis sejak pagi? Ketuk tombol Habis di menu Soto Daging. Menu itu langsung tidak bisa dipilih sampai kamu aktifkan lagi keesokan harinya.

Perlu printer struk? Tidak perlu. Struk bisa dibagikan sebagai teks lewat WhatsApp, dan printer Bluetooth hanya pilihan tambahan kalau kamu memang sudah punya.

Siap mencoba?

Panci sotomu sudah siap sejak subuh; catatannya sebaiknya juga.

Unduh GerobakPOS gratis dan pakai mulai jam buka besok pagi.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, tanpa printer.