Logo GerobakPOS GerobakPOS

Nasi Kebuli — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha nasi kebuli

Nasi kebuli tidak laku rata sepanjang hari. Ramainya menumpuk di siang hari — terutama Jumat sesudah salat — lalu melonjak lagi di bulan Ramadan dan setiap kali musim acara datang: syukuran, aqiqah, tahlilan, arisan keluarga besar. Di luar jam-jam itu lapak bisa sepi berjam-jam. Pola naik-turun seperti ini membuat catatan gampang bolong: waktu sepi kamu merasa tidak perlu mencatat, waktu ramai kamu tidak sempat mencatat.

Cara pembeli memesan juga berbeda dari pedagang minuman atau gorengan. Sebagian besar pesanan besar masuk lewat pesan WhatsApp satu sampai dua hari sebelumnya — “tolong siapkan tiga puluh porsi kebuli kambing untuk Sabtu pagi”. Pesanan itu biasanya kamu simpan di catatan HP, di buku tulis, atau kadang cuma diingat. Sementara itu pembeli eceran tetap berdatangan membeli satu sampai dua porsi. Dua aliran pesanan bercampur dalam satu hari, dan yang paling sering kacau adalah mencocokkan mana yang sudah dibayar penuh, mana yang baru dibayar sebagian, dan mana yang belum dibayar sama sekali.

Bahan bakunya pun tidak memaafkan kesalahan hitung. Daging kambing dan sapi adalah komponen termahal, dan harganya bisa berubah dalam hitungan minggu. Beras basmati, samin, serta rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan jinten dibeli sekaligus untuk pemakaian beberapa hari. Kalau semua pengeluaran itu diambil dari dompet yang sama dengan uang jualan, di akhir bulan kamu tahu uangnya menipis tetapi tidak tahu bocornya di bagian mana.

Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Nasi Kebuli, menu berikut langsung tersedia di layar jualan tanpa perlu kamu ketik satu per satu:

KategoriMenuHarga contoh
Nasi KebuliNasi Kebuli AyamRp30.000
Nasi KebuliNasi Kebuli KambingRp45.000
Nasi KebuliNasi Kebuli SapiRp40.000
Nasi KebuliNasi Kebuli TelurRp22.000
PelengkapAcarRp3.000
PelengkapTelur RebusRp5.000

Harga di atas adalah contoh awal, bukan patokan. Harga daging kambing di Jakarta, Surabaya, dan kota kecil bisa berbeda jauh, dan kamu mungkin memakai takaran porsi yang lain. Ubah harganya, ganti namanya, atau tambahkan menu baru kapan saja — termasuk saat HP sedang tidak dapat sinyal. Panduannya ada di menambah produk pertama.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Nasi Kebuli di layar awal.
  3. Menu di atas langsung muncul. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada langkah “hubungi sales”, tidak ada masa tunggu aktivasi. Kalau kamu ingin melihat urutan lengkapnya lebih dulu, bacalah mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung nasi kebuli

Anggap satu hari Jumat kamu menjual 12 porsi Nasi Kebuli Ayam (Rp30.000), 8 porsi Nasi Kebuli Kambing (Rp45.000), 5 porsi Nasi Kebuli Sapi (Rp40.000), dan 10 Telur Rebus (Rp5.000). Uang masuk hari itu:

  • 12 × Rp30.000 = Rp360.000
  • 8 × Rp45.000 = Rp360.000
  • 5 × Rp40.000 = Rp200.000
  • 10 × Rp5.000 = Rp50.000
  • Total masuk: Rp970.000

Hari itu kamu juga berbelanja: daging kambing 3 kilogram Rp360.000, ayam Rp120.000, beras dan rempah Rp150.000, gas Rp25.000, dan ongkos angkut ke pasar Rp20.000. Semuanya kamu catat lewat menu Pengeluaran memakai kategori yang sudah tersedia (Modal/Kulakan, Bahan, Gas, Transport). Uang keluar hari itu Rp675.000.

Di layar rekap harian aplikasi menampilkan empat angka: Masuk, Keluar, Sisa, dan Perkiraan Untung. Untuk contoh di atas perkiraan untungnya Rp970.000 − Rp675.000 = Rp295.000.

Dua catatan supaya angka itu tidak menipu. Pertama, perhitungannya berbasis kas: yang masuk hitungan adalah uang yang benar-benar diterima dan dikeluarkan hari itu, bukan nilai sisa beras basmati yang masih di karung. Kedua, pesanan acara yang belum dilunasi tidak dianggap uang masuk sampai uangnya benar-benar diterima, sehingga angka untungmu tidak menggelembung. Latar belakangnya dijelaskan di cara mencatat untung gerobak.

Kasbon pelanggan langganan

Usaha nasi kebuli hampir pasti bersinggungan dengan pembayaran menyusul. Pesanan untuk acara sering dibayar sebagian di awal dan sisanya setelah acara selesai. Ada pula musala, kantor, atau sekolah yang memesan rutin dan menyelesaikan pembayaran sebulan sekali lewat bendaharanya.

Catat penjualan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pemesan. Aplikasi menyimpan sisa yang belum dibayar dan menerima pembayaran bertahap, jadi setoran awal dan pelunasan tercatat sebagai dua cicilan pada satu tagihan yang sama. Ketika waktunya menagih, ada tombol tagih lewat WhatsApp yang menyusun pesannya lebih dulu — kamu tinggal membacanya, lalu menekan kirim. Rinciannya di halaman utang & piutang.

Kenapa offline penting untuk nasi kebuli

Penjual nasi kebuli jarang berada di ruko dengan Wi-Fi. Lapaknya sering menempel di halaman masjid, di dalam gang kampung yang padat, atau berupa meja di teras rumah sendiri. Saat menerima pesanan acara, kamu justru berpindah ke tempat yang sinyalnya lebih buruk lagi: gedung serbaguna, aula sekolah, atau rumah pelanggan di tengah perumahan lama. Ditambah lagi, saat acara sedang berlangsung ratusan orang memakai jaringan yang sama, dan sinyal empat batang bisa berubah menjadi tidak berguna.

GerobakPOS menyimpan setiap transaksi di HP lebih dulu. Kamu mengetuk Bayar dan catatan langsung tersimpan, tanpa menunggu tanda putar-putar. Begitu sinyal kembali, data dikirim ke server di latar belakang tanpa kamu urus. Cara kerjanya diuraikan di kasir offline sampai 14 hari.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana mencatat pesanan 30 porsi sekaligus? Ketuk menunya, lalu ubah jumlahnya menjadi 30 dalam satu baris pesanan. Tidak perlu menekan menu itu tiga puluh kali.

Kalau kambing habis tetapi ayam masih ada? Gunakan tombol Habis pada menu Nasi Kebuli Kambing. Menu itu berhenti bisa dipesan sampai kamu nyalakan lagi, dan produknya tidak perlu dihapus.

Bisa terima pembayaran selain tunai? Bisa. Tersedia tunai, QRIS statis yang ditampilkan di layar lalu kamu konfirmasi sendiri setelah dana masuk, dan transfer manual.

Apakah struknya perlu printer? Tidak perlu. Struk bisa dibagikan sebagai teks lewat WhatsApp, praktis untuk pemesan acara yang butuh bukti. Printer Bluetooth hanya pilihan tambahan.

Siap mencoba?

Menu nasi kebuli sudah menunggu di dalam aplikasi, lengkap dengan acar dan telur rebusnya. Tidak perlu kartu kredit, tidak perlu daftar tunggu.

Unduh GerobakPOS gratis dan catat pesanan Jumat ini dengan rapi.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, tanpa printer.