Logo GerobakPOS GerobakPOS

Cilok Cimol Cireng — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha cilok cimol cireng

Jajanan aci hidup dari beberapa jendela waktu yang pendek tetapi padat. Sekitar pukul sembilan pagi bel istirahat sekolah berbunyi dan gerobakmu dikepung dua puluh anak sekaligus. Pukul dua belas siang, giliran jam pulang. Kalau sorenya kamu pindah ke taman atau alun-alun, ramai datang lagi selepas pukul empat. Di luar tiga jendela itu, gerobak bisa sepi berjam-jam.

Yang membuat pencatatan sulit bukan besarnya uang, melainkan bentuk transaksinya. Pembeli cilok kebanyakan anak-anak yang membayar dengan uang kecil dan datang berombongan. Satu anak menyodorkan selembar Rp20.000 untuk tiga temannya, masing-masing minta isi yang berbeda: satu porsi cilok bumbu kacang, dua cireng isi, satu es teh. Pesanan pun jarang disebut dengan nama menu — anak-anak menunjuk panci atau nampan sambil berkata “yang itu, dua”. Sementara tanganmu menyendok bumbu kacang dan menghitung kembalian, tiga tangan lain sudah menyodorkan uang.

Ada kesulitan lain yang khas jajanan aci: adonan dibuat sekali di pagi hari, sedangkan bumbu kacang, saus, dan bubuk pedas habis dengan kecepatan yang berbeda-beda tiap hari. Kalau kamu tidak tahu berapa porsi cimol dan berapa cireng isi yang benar-benar laku kemarin, takaran adonan besok hanya tebakan. Adonan sisa berarti rugi, adonan kurang berarti pembeli pulang.

Ujungnya, sore hari kotak uangmu penuh recehan dan lembaran kecil, tetapi kamu tidak punya jawaban untuk dua pertanyaan paling penting: berapa porsi tiap menu yang laku, dan setelah bahan dipotong, sebenarnya untung berapa.

Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Cilok Cimol Cireng, menu berikut langsung tersedia di layar jualan — kamu tidak perlu mengetiknya satu per satu:

KategoriMenuHarga contoh
Jajanan AciCilok Bumbu KacangRp10.000
Jajanan AciCimol BumbuRp10.000
Jajanan AciCireng IsiRp5.000
Jajanan AciCireng GorengRp8.000
MinumanEs Teh ManisRp5.000
MinumanEs JerukRp7.000

Harga di atas hanya contoh awal, bukan patokan. Harga tepung aci dan kacang tanah berbeda antar daerah, dan porsi untuk anak sekolah biasanya lebih kecil daripada porsi di alun-alun akhir pekan. Ubah harganya, ganti namanya, atau hapus menu yang tidak kamu jual — semuanya bisa dilakukan kapan saja, termasuk saat sedang tidak ada sinyal.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
  2. Pilih jenis usaha Cilok Cimol Cireng di layar awal.
  3. Menu di atas langsung muncul. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.

Tidak ada langkah “hubungi sales” atau menunggu aktivasi. Langkah lengkapnya ada di panduan mulai jualan dalam 3 menit.

Menghitung untung cilok cimol cireng

Anggap dalam satu hari kamu menjual 35 porsi Cilok Bumbu Kacang (Rp10.000), 20 porsi Cimol Bumbu (Rp10.000), 25 Cireng Isi (Rp5.000), dan 18 gelas Es Teh Manis (Rp5.000). Uang masuk hari itu:

  • 35 × Rp10.000 = Rp350.000
  • 20 × Rp10.000 = Rp200.000
  • 25 × Rp5.000 = Rp125.000
  • 18 × Rp5.000 = Rp90.000
  • Total masuk: Rp765.000

Hari itu kamu juga belanja tepung aci dan tapioka Rp150.000, kacang tanah serta bahan isian Rp80.000, minyak goreng Rp40.000, gas Rp25.000, es batu dan gula Rp30.000, lalu ongkos angkut gerobak Rp20.000. Semuanya kamu catat lewat menu Pengeluaran, yang sudah punya kategori Modal/Kulakan, Bahan, Gas, Transport, Sewa, dan Lain-lain. Uang keluar Rp345.000.

Di layar rekap harian, aplikasi menampilkan empat angka: Masuk, Keluar, Sisa, dan Perkiraan Untung. Untuk contoh di atas, perkiraan untungnya Rp765.000 − Rp345.000 = Rp420.000.

Dua hal membuat angka itu jujur. Pertama, perkiraan untung dihitung berbasis kas — yang masuk hitungan hanyalah uang yang benar-benar diterima dan dikeluarkan hari itu, bukan sisa adonan di baskom. Kedua, porsi yang dititipkan atau dibayar belakangan tidak dihitung sebagai uang masuk sampai benar-benar dilunasi, sehingga angkanya tidak menggelembung. Cara membacanya dibahas lebih panjang di halaman laporan untung.

Kasbon pelanggan langganan

Pedagang jajanan aci jarang punya pelanggan yang berutang untuk porsi seharga Rp5.000. Kasbon justru datang dari dua arah lain. Pertama, titipan ke kantin sekolah atau warung kelontong: kamu tinggalkan tiga puluh bungkus cireng pagi hari, uangnya baru diserahkan sore setelah dihitung berapa yang laku. Kedua, pesanan borongan untuk arisan, pengajian, atau acara sekolah yang dibayar setelah acaranya selesai.

Catat penjualan seperti itu sebagai kasbon dengan nama penitip atau pemesan. Aplikasi menyimpan sisa yang belum dibayar dan menerima pembayaran cicilan kalau uangnya datang bertahap. Saat perlu ditagih, ada tombol tagih lewat WhatsApp yang menyiapkan pesannya — kamu yang meninjau dan menekan kirim.

Kenapa offline penting untuk cilok cimol cireng

Gerobak cilok jarang diam di satu titik seharian. Pagi mangkal di depan pagar sekolah, siang berpindah ke mulut gang perumahan, sore didorong ke taman kota atau lapangan. Setiap perpindahan berarti sinyal yang berbeda: di depan sekolah biasanya masih penuh, sedangkan di dalam gang sempit dan di bawah rimbun pohon taman sering tinggal satu bar. Jam bubaran sekolah juga saat ratusan HP di sekitarmu menyala bersamaan, dan justru di situlah jaringan paling lambat.

Kalau aplikasi kasir menuntut internet untuk menyimpan transaksi, satu jeda sinyal saja sudah cukup membuat antrean anak-anak berantakan. GerobakPOS mencatat semuanya lebih dulu di HP, jadi transaksi tersimpan seketika tanpa menunggu putaran loading. Begitu sinyal kembali, catatan dikirim ke server di latar belakang. Kamu bisa berjualan berhari-hari tanpa internet dan datanya tetap utuh — penjelasannya ada di kasir offline.

Pertanyaan yang sering ditanya

Cimol pedas dan cimol biasa harus jadi dua produk? Tidak harus. Kalau harganya sama, cukup pakai varian sederhana pada satu produk. Kalau kamu ingin tahu mana yang lebih laku, pisahkan menjadi dua menu.

Bagaimana kalau banyak anak memesan bersamaan? Aplikasi bisa menjalankan beberapa pesanan sekaligus dan memberi nomor antrean, jadi pesanan yang masih menunggu digoreng tidak tertukar dengan yang sudah dibayar.

Cireng isi habis di tengah hari, bagaimana? Ketuk tombol Habis pada menu itu. Menu tersebut tidak bisa dipesan lagi sampai kamu nyalakan kembali, dan produknya tidak perlu dihapus.

Bisa menerima pembayaran selain uang tunai? Bisa. Selain tunai, ada QRIS statis yang kamu tampilkan di layar lalu kamu konfirmasi sendiri setelah uangnya masuk, serta transfer manual.

Siap mencoba?

Menu jajanan aci sudah menunggu di dalam aplikasi, lengkap dengan rekap harian yang menghitung sendiri. Tidak perlu kartu kredit, tidak perlu daftar tunggu.

Unduh GerobakPOS gratis dan mulai mencatat sejak jualan besok pagi.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, tanpa printer.