Bubur Ayam — Aplikasi Kasir & Cara Hitung Untung Harian
Masalah pencatatan di usaha bubur ayam
Bubur ayam hidup dari satu jendela waktu yang sempit: kira-kira pukul lima sampai sembilan pagi. Hampir seluruh omzet harianmu terjadi di empat jam itu, sesudahnya sepi. Serbuannya pun bergelombang — orang yang buru-buru berangkat kerja, ibu yang mampir setelah mengantar anak, lalu tetangga yang datang membawa mangkuk sendiri.
Cara pembeli memesan bubur juga membuat catatan gampang berantakan. Jarang ada yang cukup bilang “satu bubur”. Yang terdengar biasanya, “dua bungkus, satu pakai telur, punyaku jangan pakai seledri, sate ususnya tiga tusuk.” Sementara itu tanganmu sedang menyendok bubur, menabur suwiran ayam, menyiram kuah kuning, dan mengikat bungkusan dengan karet. Tidak ada tangan yang tersisa untuk memegang pulpen.
Bagian yang paling sering bocor justru pelengkapnya. Kerupuk, sate usus, dan bubur polos untuk balita harganya kecil, tetapi jumlahnya banyak dan satuannya biji atau tusuk. Kalau belasan tusuk sate usus lolos tanpa ditagih setiap hari, dalam sebulan nilainya sudah setara beberapa panci bubur.
Ujungnya sama: kotak uang penuh receh, tetapi kamu tidak yakin hari itu untung berapa. Beras, ayam, dan gas dibeli pada hari yang berbeda-beda, sedangkan uang masuk setiap pagi.
Menu awal yang sudah disiapkan
Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Bubur Ayam, menu berikut sudah langsung tersedia di layar jualan — kamu tidak perlu mengetiknya satu per satu:
| Kategori | Menu | Harga contoh |
|---|---|---|
| Bubur | Bubur Ayam Original | Rp12.000 |
| Bubur | Bubur Ayam Telur | Rp16.000 |
| Bubur | Bubur Ayam Spesial | Rp19.000 |
| Pelengkap | Bubur Polos | Rp7.000 |
| Pelengkap | Sate Usus | Rp3.000 |
| Pelengkap | Kerupuk | Rp2.000 |
Harga di atas hanyalah contoh awal, bukan patokan. Harga beras, ayam, dan telur berbeda di tiap kota, jadi sesuaikan dengan biaya dan pasar di tempatmu. Menambah, mengganti nama, atau menghapus menu bisa dilakukan kapan saja, bahkan saat HP sedang tidak ada sinyal. Kalau kamu punya menu khas sendiri, misalnya bubur dengan ati ampela, tinggal ditambahkan lewat panduan menambah produk pertama.
Mulai jualan dalam 3 menit
- Unduh aplikasinya, lalu daftar memakai nomor HP dan kata sandi.
- Pilih jenis usaha Bubur Ayam di layar awal.
- Menu di atas langsung muncul. Ketuk menu, ketuk Bayar, selesai.
Tidak ada langkah “hubungi sales” atau menunggu aktivasi. Sate usus dan kerupuk sebaiknya kamu ketuk juga setiap kali diambil pembeli — di situlah untung kecil yang selama ini hilang mulai kelihatan.
Menghitung untung bubur ayam
Anggap satu pagi kamu menjual 40 Bubur Ayam Original (Rp12.000), 15 Bubur Ayam Telur (Rp16.000), 10 Bubur Ayam Spesial (Rp19.000), 25 tusuk Sate Usus (Rp3.000), dan 30 Kerupuk (Rp2.000). Uang masuk hari itu:
- 40 × Rp12.000 = Rp480.000
- 15 × Rp16.000 = Rp240.000
- 10 × Rp19.000 = Rp190.000
- 25 × Rp3.000 = Rp75.000
- 30 × Rp2.000 = Rp60.000
- Total masuk: Rp1.045.000
Pagi itu kamu juga belanja ayam Rp150.000, beras Rp90.000, pelengkap seperti cakwe, seledri, dan bawang goreng Rp70.000, sate usus dan kerupuk mentah Rp60.000, serta gas Rp25.000. Semuanya kamu catat di menu Pengeluaran dengan kategori Bahan, Modal/Kulakan, dan Gas. Uang keluar hari itu Rp395.000.
Di layar rekap harian, aplikasi menampilkan empat angka: Masuk, Keluar, Sisa, dan Perkiraan Untung. Untuk contoh di atas, perkiraan untungnya Rp1.045.000 − Rp395.000 = Rp650.000.
Dua hal membuat angka itu jujur. Pertama, pengeluaran dipisahkan dari penjualan, jadi belanja ayam pagi tadi tidak tersamar di tengah uang masuk. Kedua, penjualan yang dibayar belakangan alias kasbon tidak dihitung sebagai uang masuk sampai benar-benar dilunasi, sehingga angkanya tidak menggelembung. Cara membacanya dibahas lebih panjang di halaman laporan untung.
Kasbon pelanggan langganan
Pelanggan bubur ayam biasanya orang yang sama tiap hari: tetangga satu komplek, petugas keamanan, atau karyawan toko yang sarapan sebelum buka. Sebagian dari mereka lebih suka menghitung sekaligus di akhir pekan atau saat gajian. Ada juga pesanan puluhan mangkuk untuk pengajian dan rapat RT yang uangnya baru datang setelah acara.
Catat penjualan seperti itu sebagai kasbon dengan nama pembeli. Aplikasi menyimpan sisa yang belum dibayar dan menerima cicilan, jadi kamu tidak perlu mengandalkan ingatan. Saat pelunasan datang, uangnya baru dihitung sebagai pemasukan hari itu. Untuk menagih tanpa canggung, ada tombol tagih lewat WhatsApp yang menyiapkan pesannya lebih dulu — kamu yang meninjau dan menekan kirim. Utang belanjaanmu ke supplier beras atau ayam juga bisa dicatat di tempat yang sama; lihat utang & piutang.
Kenapa offline penting untuk bubur ayam
Gerobak bubur ayam jarang diam. Banyak yang mangkal di mulut gang perumahan sebelum matahari terbit, sebagian lagi berkeliling dari blok ke blok dan berhenti saat ada yang memanggil. Di jam segitu, di dalam gang sempit di antara tembok rumah, sinyal sering tinggal satu batang atau hilang sama sekali. Kalau aplikasi kasir menuntut internet untuk mencatat satu mangkuk, antrean sarapan langsung tertahan.
GerobakPOS mencatat semuanya lebih dulu di HP-mu. Transaksi tersimpan seketika, tanpa tanda putar-putar yang bikin pembeli menunggu. Begitu sinyal kembali — biasanya saat kamu sudah pulang ke rumah — catatannya dikirim ke server di latar belakang. Kamu bisa berjualan berhari-hari tanpa internet dan datanya tetap utuh, seperti dijelaskan di mode offline.
Pertanyaan yang sering ditanya
Bagaimana kalau buburnya habis jam tujuh pagi? Ketuk tombol Habis pada menu itu. Menu tersebut langsung tidak bisa dipesan lagi sampai kamu nyalakan kembali besok pagi, dan kamu tidak perlu menghapus produknya.
Bisakah melayani beberapa pesanan sekaligus? Bisa. Ada nomor antrean dan beberapa pesanan bisa berjalan bersamaan, jadi bungkusan yang sedang kamu ikat tidak tertukar dengan pesanan orang di belakangnya.
Harus punya printer struk? Tidak. Struk bisa dibagikan sebagai teks lewat WhatsApp, dan itu biasanya cukup untuk pesanan pengajian. Printer Bluetooth boleh disambungkan kalau kamu memang punya, tetapi sifatnya pilihan.
Apakah harga contohnya harus dipakai? Tidak. Semua harga di menu awal bisa kamu ubah dalam hitungan detik sesuai harga bahan di daerahmu.
Siap mencoba?
Menu bubur ayam sudah menunggu di dalam aplikasi. Tidak perlu kartu kredit dan tidak perlu daftar tunggu.
Unduh GerobakPOS gratis dan pakai mulai serbuan sarapan besok pagi.