Logo GerobakPOS GerobakPOS

Angkringan / Nasi Kucing — Aplikasi Kasir & Catat Pesanan Malam Hari

Jenis Usaha

Masalah pencatatan di usaha angkringan

Angkringan mulai ramai saat hari gelap hingga larut malam. Pembeli datang silih berganti memesan nasi kucing, aneka sate tusuk, baceman, dan wedang hangat. Pada jam sibuk ini, kamu harus memegang penjepit arang untuk membakar sate, menyeduh jahe panas, dan menuang minuman ke gelas. Tanganmu kotor oleh arang, basah oleh cucian gelas, atau berminyak karena gorengan. Memegang buku catatan dan bolpoin di tengah kesibukan seperti itu jelas merepotkan dan membuat kertas kotor. Banyak pesanan akhirnya hanya diingat di kepala, padahal satu pembeli bisa mengambil beberapa bungkus nasi dan belasan tusuk sate sekaligus. Saat pembeli hendak membayar bersamaan, kamu rawan salah menghitung jumlah tusuk sate atau lupa menagih minuman yang sudah dihabiskan.

Saat mendaftar dan memilih jenis usaha Angkringan / Nasi Kucing, menu awal berikut langsung tersedia di layar jualan kamu:

KategoriMenuHarga contoh
SateSate Telur PuyuhRp4.000
LaukTempe BacemRp2.500
SateSate UsusRp4.000
SateSate Ati AmpelaRp5.000
LaukTahu BacemRp2.500
MinumanWedang JaheRp8.000
NasiNasi KucingRp5.000
GorenganTempe MendoanRp2.500 (satuan)

Kamu bebas mengubah nama serta harga contoh tersebut sesuai kebiasaan jualanmu, atau melepas centang pada menu yang tidak kamu sediakan saat mendaftar. Menu Tempe Mendoan juga memiliki pilihan satuan jual seperti satuan atau porsi isi beberapa potong yang bisa dipilih langsung saat pembeli memesan, dan kamu bisa menambahkan pilihan sendiri sesuai kebutuhan.

Mulai jualan dalam 3 menit

  1. Unduh aplikasi GerobakPOS di ponsel pintarmu lalu daftar menggunakan nomor HP.
  2. Pilih jenis usaha Angkringan / Nasi Kucing di layar awal pendaftaran.
  3. Ketuk menu yang dipesan pembeli di layar jualan lalu simpan transaksi.

Langkah mudah ini bisa kamu pelajari lebih lengkap melalui panduan tutorial mulai jualan.

Menghitung untung angkringan

Menghitung untung jualan nasi kucing tidak lagi membutuhkan coretan kertas yang membingungkan sehabis berjualan semalaman. Aplikasi mempertemukan pemasukan penjualan dengan pengeluaran belanja bahan yang kamu catat setiap hari.

  • Sate Telur Puyuh: 20 × Rp4.000 = Rp80.000
  • Tempe Bacem: 15 × Rp2.500 = Rp37.500
  • Sate Usus: 10 × Rp4.000 = Rp40.000
  • Masuk (jumlah ketiganya): Rp157.500
  • Keluar (misalnya belanja bahan, gas, dan kemasan hari itu): Rp90.000
  • Perkiraan Untung = Masuk − Keluar = Rp157.500 − Rp90.000 = Rp67.500

Jebakan hitung yang paling sering menjebak pedagang angkringan adalah mengabaikan biaya operasional harian bernilai kecil seperti minyak goreng eceran, arang bakar, es batu, dan jahe emprit. Belanja perlengkapan ini kerap dibeli terpisah di warung terdekat sehingga sering terlewat dari pembukuan. Jika pengeluaran rutin tersebut tidak dicatat, perkiraan untung harian akan tampak besar padahal uang tunai di kantong sudah terpakai untuk menutup pembelian bahan tersebut. Pelajari pengelolaan uang harian ini pada panduan cara mencatat untung gerobak.

Jam buka malam hingga dini hari

Usaha angkringan memiliki ritme kerja malam hari saat usaha lain sudah tutup. Pembeli kerap duduk santai berjam-jam dari tengah malam sampai dini hari sambil menikmati suasana malam dan memesan makanan berkali-kali. Kondisi fisik yang lelah menjelang subuh sering membuat pedagang malas menjumlahkan uang secara manual. Lewat aplikasi, kamu cukup mengetuk menu setiap kali ada pesanan baru tanpa harus membebani ingatan mengenai siapa memesan apa. Ketika arang sudah padam dan lapak bersiap tutup, seluruh ringkasan penjualan malam itu sudah terangkum rapi sehingga kamu bisa beristirahat tenang tanpa beban pikiran.

Kasbon pelanggan langganan

Pelanggan setia seperti anak kos, tetangga ronda, atau pekerja sif malam sering kali makan di angkringan lalu meminta izin membayar beberapa hari kemudian. Menolak permintaan kasbon dari pelanggan yang akrab tentu canggung, tetapi mengingatnya di kepala berisiko lupa menagih. Di aplikasi, kamu bisa mencatat pesanan mereka sebagai utang atas nama pembeli dengan cepat. Setiap kali mereka datang mencicil atau melunasi, kamu tinggal memperbarui catatan tersebut agar uang masuk dihitung tepat. Fitur ini membantumu menjaga hubungan baik dengan pembeli tanpa kehilangan kendali modal lewat fasilitas catat utang pelanggan.

Kenapa offline penting untuk angkringan

Banyak lapak angkringan berdiri di tepi jalan raya, trotoar beralas terpal, atau persimpangan gang yang minim jangkauan sinyal internet seluler. Sinyal sering kali melemah saat hujan deras turun atau ketika jaringan malam hari sedang padat. GerobakPOS dirancang untuk tetap mencatat penjualan dan belanjaan harian tanpa sambungan internet sama sekali. Layar jualan tetap merespons ketukan jarimu dengan gesit tanpa gangguan layar memuat yang berputar lama. Begitu ponselmu tersambung kembali ke internet di kemudian waktu, aplikasi secara otomatis menyinkronkan seluruh data transaksi yang tersimpan di ponselmu.

Pertanyaan yang sering ditanya

Bagaimana jika harga cabai atau telur puyuh naik di pasar? Kamu bisa langsung mengubah harga jual menu terkait di pengaturan aplikasi kapan saja tanpa perlu membuat menu baru dari awal.

Apakah aplikasi ini bisa mencatat pembelian arang dan es batu? Bisa, kamu cukup memasukkan biaya pembelian arang atau es batu ke menu belanja harian agar langsung memotong pemasukan kotor lapakmu.

Apakah saya bisa menonaktifkan menu yang tidak dijual di gerobak saya? Saat mendaftar, kamu bebas melepas centang pada menu yang tidak kamu sajikan; sesudahnya cukup berhenti mengetuk menu itu (menu tetap ada di daftar), atau ubah nama/harganya.

Siap mencoba?

Kelola pencatatan nasi kucing dan aneka tusukan sate di gerobakmu dengan cara yang lebih rapi dan bebas repot mulai malam ini.

Segera unduh GerobakPOS sekarang juga dan mulai catat penjualan angkringanmu dengan mudah dari ponselmu.

Siap coba GerobakPOS?

Gratis untuk satu gerobak — offline, ringan, struk Bluetooth & WhatsApp.